April 20, 2024

Nerikomi.org

Nerikomi.org

Ini Suku Paling Terasing di Dunia, Tak Tersentuh Peradaban Tapi Hidup Ribuan Tahun

Pada 2018 seorang misionaris Kristen asal dari Amerika Serikat meninggal dibunuh beberapa orang dari suku terkucil saat ia berkunjung pulau Sentinel Utara tempat mereka ada di Samudera Hindia, antara India dan Myanmar.

Sekarang ini minimal ada lebih dari 100 suku bangsa di dunia yang tidak pernah terkontak awalnya. Dan Suku Sentinel ialah suku paling terisolasi di dunia.

Dikutip IFL Science, Rabu (14/6), selainnya menantang contact dari kolonialisme dan globalisme, suku Situs slot online ini sudah menantang contact dengan dunia luar sesudah beberapa ribu tahun, bahkan juga suku ini sebelumnya pernah menantang usaha pengamanan saat mereka diterpa tsunami. Suku ini ada di sesuatu pulau terasing yang mempunyai ukuran nyaris sebesar wilayah Manhattan di New York, AS.

Undang-undang India larang siapa saja untuk ada kurang dari 9,26 km dari pulau itu untuk hargai langkah hidup warga di tempat dan membuat perlindungan mereka dari penyakit, karena mereka belum mempunyai kekebalan pada beberapa penyakit.

Di samping timur pulau tempat tinggal orang Sentinel, ada Kepulauan Andaman. Walaupun demikian, warga antara dua kepulauan Situs slot terpercaya ini jarang-jarang sekali terdaftar sebelumnya pernah melakukan kontak dengan keduanya.

Sophie Grig, petinggi senior Penelitian dan Advokasi Survival International menjelaskan “karena mereka tidak mempunyai tetangga lain, suku ini sebagai salah satunya suku yang paling terisolasi di dunia.”

Dunia luar warga Sentinel tidak ketahui banyak mengenai warga ini. Sensus India di tahun 2011 memprediksikan cuma ada 15 orang yang menempati Pulau Sentinel Utara, walaupun angka aslinya kemungkinan capai 100 orang.

Selama ini, pengamatan dari laut mengutarakan minimal ada 100 orang yang ada di pulau ini yang berada didalam tiga barisan khusus. Biasanya, terdapat dua jenis tempat tinggal mereka, yakni rumah komunal besar dan rumah pasang-bongkar yang tidak mempunyai dinding.

 

error: Content is protected !!